Cara Menghitung Ohm Speaker (MUDAH)

Hargaspeaker.com – Saat akan membeli speaker baru atau amplifier maka pengguna juga harus paham mengenai bagaimana cara menghitung ohm speaker untuk dilakukan. Karena jika ohm ini sampai tidak tepat, maka speaker bisa saja rusak. Kebanyakan juga main asal pasang dan tidak memperhitungkan jumlahnya. Baca Juga: Ini Rumus Membuat Box Speaker Berkualitas

Mungkin beberapa orang masih kurang paham atau bahkan tidak tahu sama sekali bagaimana menghitung ohm. Sebab itu akan diulas mengenai bagaimana cara yang dapat digunakan untuk menghitung ohm pada speaker. Agar tak makin penasaran, maka langsung simak saja uraiannya, berikut:

Sekilas Tentang OHM

Bagi yang belum paham mengenai ohm, maka akan lebih baik jika diketahui dulu sebelum membahas bagaimana cara menghitungnya. Ohm (Ω) sendiri biasa juga disebut dengan impedansi. Fungsi dari ohm sendiri berguna untuk mengukur resistansi. Baca Juga: Perbedaan Speaker 4ohm dan 8ohm

Pengertian yang lebih sederhana, angka yang ditunjukkan oleh ohm menunjukkan resistansi. Semakin tinggi angka yang ditunjukkan, maka semakin rendah pula kekuatan sinyal dari ohm ini. Jika angka yang ditunjukkan rendah, maka sinyal semakin kuat.

Jika jumlah ohm pada resistensi ini semakin tinggi, maka semakin tinggi hambatan listrik dari resistor. Sedangkan semakin rendah nilai ohm pada resistensi, maka hambatan listrik dari resistor semakin kecil. Istilah yang digunakan sebelumnya adalah semakin kuat sinyalnya.

Karena pernyataan tersebutlah kebanyakan orang bingung saat menghitung ohm atau impedansi. Namun pemilihan ohm ini juga sangat diperlukan, karena salah perhitungan dan bisa menyebabkan speaker rusak. Jadi tetap simak jika ingin tahu bagaimana cara menghitung satuan ohm Ω.

Cara Menghitung Ohm Speaker

Cara Menghitung Ohm Speaker
Cara Menghitung Ohm Speaker

Untuk menghitung ohm sendiri cukup rumit, karena nantinya akan terhubung dengan berbagai komponen lain atau jaringan lainnya yang juga ikut berperan di dalamnya. Namun pada kesempatan kali ini akan diusahakan untuk menjelaskan secara rinci. Jadi, mari simak ulasannya:

1. Kenali Rumus Impedansi

Jadi, untuk menghitung ohm Ω atau impedansi ini memang sudah disediakan rumusnya sendiri. Rumus inipun sebelumnya dikaji menggunakan rumus reaktansi. Agar tak semakin pusing, berikut adalah uraiannya.

Nilai tahanan yang terdapat pada kumparan dipasang pada tegangan yang berfluktuasi. Misalnya adalah pada benda seperti loudspeaker, nantinya bukan hanya akan terjadi tahanan reaktif, namun juga akan terjadi tahanan resistif. Pada tahanan relatif disingkat XL lalu Resistif disingkat R.

Lalu penjumlahan antara XL dan juga R ini yang pada akhirnya disebut sebagai impedansi. Impedansi ini yang nantinya ditulis menggunakan lambang Z. Untuk rumusnya sendiri adalah Z=√(R²+XL²), jadi rumus ini yang nantinya akan digunakan sebagai penjumlahan.

2. Gunakan Rumus

Setelah tahu bagaimana rumus yang mestinya digunakan sebagai cara menghitung ohm speaker maka pengguna tinggal mempraktekkannya. Yang akan digunakan sebagai contoh kali ini adalah dengan menggunakan hitungan kumparan 200 mh. Dengan ukuran begitu maka memiliki hitungan R sebesar 10 Ω.

Jika menggunakan rumus tadi, maka Z=√ kemudian R² berarti sama dengan 10+10 kemudian ditambah dengan XL² yang menjadi 62,8×62,8. Jika diperjelas, maka gambarnya adalah Z=√(10×10)+(62,8×62,8). Setelah itu, pengguna tinggal jumlah terlebih dahulu yang berada di dalam kurung.

Jika di dalam kurung sudah dijumlah, maka hasilnya adalah Z=√(100+3943.84). Bila perhitungan sudah mulai menyempit, maka jumlah lagi angka yang terdapat di dalam kurung menjadi Z=√4043.84. Selanjutnya tinggal hitung √4043.84 atau akar kuadrat 4043.84 yang hasilnya adalah Z=63.59 Ω(OHM).

Demikian adalah pengertian sekilas mengenai apa yang dimaksud dengan ohm di dalam speaker. Sudah dijelaskan juga rumus yang bisa digunakan sebagai cara menghitung ohm speaker untuk dilakukan. Juga tentunya sudah dijelaskan juga bagaimana cara mengoperasikannya.

 

Scroll to Top