3 Cara Pasang Speaker Double Coil

Hargaspeaker.com – Speaker adalah salah satu komponen yang berfungsi sebagai penghasil suara atau output suara terakhir yang menentukan kualitas audio. Pemilihan jenis speaker double coil, menjadi pertimbangan sendiri. Namun, bagaimana cara pasang speaker double coil yang benar? Untuk itu, simak uraian berikut. Baca Juga: Cara Menambah Efek Bass Pada Speaker (MUDAH)

Cara Pasang Speaker Double Coil

Pemasangan speaker double coil ini gampang-gampang susah, karena memang diperlukan ketelitian dalam melakukannya. Selain itu, pengalaman juga sangat berpengaruh untuk kelancaran pemasangannya. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut:

1. Pemasangan Double Coil Paralel

Sambungan Pararel ini biasa disebut dengan sambungan 2 Ohm, Hal ini memanfaatkan dua koil kanan dan kiri yang ber impedansi 2 ohm saja.  Oleh karena itu, sambungan ini dinamakan dengan sambungan paralel. Adapun langkah yang dapat dilakukan yakni:

  • Pasangkan kabel dengan kedua sisi koil.
  • Pasangkan kutub merah melalui kabel ke kutub merah di koil lainnya.
  • Lakukan hal yang sama dengan kutub berwarna hitam, dimana keduanya sama-sama disambungkan. Baca Juga: Cara Pasang Speaker Protector dengan Mudah

2. Pemasangan Double Coil Seri

Sambungan ini disebut juga dengan sambungan 8 Ohm yang melibatkan kabel power yang dihubungkan pada salah satu kutub. Untuk mendapatkan impedansi 8 ohm ini, sambungan seri digunakan pada pemasangan speaker double coil. Berikut langkah yang dapat dilakukan:

  • Siapkan kabel untuk menghubungkan dua buah kutub.
  • Hubungkan kutub merah sebelah kiri dengan kutub hitam sebelah kanan.
  • Sisanya kutub yang tidak digunakan akan dihubungkan pada power.

3. Pemasangan Sambungan 4 Ohm

Sambungan ini disebut sebagai sambungan 4 Ohm karena menggunakan satu spull koil saja dari bagian kiri atau kanannya. Pilihan menggunakan spull bagian kiri atau kanan itu sama saja, karena keduanya bisa berimpedansi sama-sama 4 ohm. Untuk lebih jelasnya, simak langkah berikut:

  • Sambungkan kabel dengan kutub merah di salah satu sisi.
  • Sambungkan juga kabel untuk kutub hitam yang sama dengan sisi dari kutub merah.
  • Jadilah penggunaan sambungan 4 ohm untuk salah satu sisi spull saja.

Kegunaan Memasang Speaker Double Coil

Speaker merupakan komponen yang ada sebuah rangkaian audio yang digunakan sebagai output terakhir agar bisa berbunyi. Membahas tentang komponen speaker memang sangat beragam, mulai dari ukuran, bentuk, jenis suara yang dihasilkan,tipe magnet nya dan jenis coil yang digunakan. 

Akan tetapi pada speaker juga dibedakan berdasarkan kegunaanya. Mulai dari speaker yang digunakan untuk rumahan, lapangan dan juga speaker yang digunakan untuk audio mobil. Untuk lebih jelasnya, simak beberapa kegunaan dari memasang speaker double coil berikut:

1. Bass Lebih Terasa

Pengguna speaker double coil dalam sistem audionya akan mendapatkan keuntungan dari segi bass yang akan lebih terasa. Suara bass akan terasa lebih bulat dan lebih dalam, sehingga kenikmatan audio lebih bisa dinikmati.

2. Komponen Magnet Lebih Besar

Pada bagian spull terdapat suatu komponen magnet yang bentuknya bulat. Ini dibuat untuk speaker double coil, agar ukurannya lebih besar daripada yang menggunakan single coil saja.

Penyebab lain yang jadi kemungkinan kenapa magnet disana lebih besar adalah karena adanya dual coil tadi. Penggunaan double coil ini disebut bisa menyebabkan penggunaan magnet yang ukurannya lebih besar.

3. Sambungan Variatif

Dalam speaker single coil, jenis sambungannya tidak lebih variatif karena tidak banyak pilihan. Berbeda dengan speaker double coil yang bebas memilih varian sambungan yang beragam.

4. Power Lebih Kecil

Untuk power yang digunakan oleh speaker dengan double coil cenderung lebih kecil daripada power untuk speaker single coil. Power amplifier yang digunakan lebih kecil sebab ada rangkaian seri atau paralel yang bisa mengatasi hal tersebut membuat kekuatan untuk mengatasi speaker lebih ringan.

Itulah mengenai cara memasang speaker double coil yang punya beragam jenis rangkaian. Ada yang menggunakan pemasangan dengan rangkaian seri, ada juga yang memanfaatkan rangkaian paralel. Semua itu ditentukan sesuai dengan kondisinya saja, agar hasilnya maksimal.